Selasa, 14 Oktober 2025

Cerpen : Berbagai Potensi Wisata Kabupaten Gresik Belum Banyak Orang Mengetahui

Berbagai Potensi Wisata Kabupaten Gresik Belum Banyak Orang Mengetahui

Naela Zulianti Ashlah

 

Gresik, salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Pulau Jawa Indonesia. Kabupaten ini berbatasan di sebelah utara dengan Laut Jawa. Sebelah timur dengan Selat Madura dan Kota Surabaya. Sementara, sebelah selatan, Gresik berbatasan dengan Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Mojokerto. Lain halnya, arah Barat, Gresik berbatasan dengan Kabupaten Lamongan.

 

Pariwisata edukatif di Gresik, mencakup wisata yang berkaitan dengan bentang alam yaitu sawah di dataran rendah, pantai, pesisir laut, ataupun tempat bersejarah. Arboretum Mangrove Kalimireng yang terletak di Desa Manyar Sidomukti Manyar Gresik, meliputi pengenalan 27 spesies mangrove asli Kalimireng, WGP Dino Park yang menyajikan edukasi dinosaurus untuk anak yang terletak di Gunung Pundut Desa Ketanen Kecamatan Panceng, Edu Wisata Lontar Sewu yang fokus pada alam dan budaya pedesaan beralamat di Desa Hendrosari Kecamatan Menganti, serta situs sejarah Makam Siti Fatimah binti Maimun yang berlokasi di Dusun Pesucian, Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Dijumpai situs gerabah Majapahit di Gosari yang memiliki nilai edukasi sejarah dan budaya. Selain itu, ada juga Wisata Edukasi Bawean yang berfokus pada ekowisata, transportasi laut, dan konservasi mangrove di pulau tersebut. 

 

We time, dapat dimaknai waktu bersama yang bermakna. Kebersamaan antara Ayah, Mama, Aku, dan Adik, tidak akan habis topik dari alif hingga ya’.  Hal itu membuatku bahagia sekali. Quality time? Iya, benar, ketika kalian menyisipkan sebagian kecil waktu untuk peningkatan kompetensi diri, juga bisa mengisi waktu dengan orang-orang baik di sekitar kita, membuat setiap detik berharga, baik bersama keluarga maupun teman. Jadi, kamu bisa mengalokasikan waktu guna meningkatkan kelangsungan hubungan baik dengan diri sendiri (intropeksi diri) atau bahkan terhadap orang yang kamu sayangi. Hal ini terjadi ketika kamu mengetahui cara jitu memersiapkan, menerapkan, dan mengonsistenkan quality time yang efektif sehingga berdampak positif.

 

 Berbagai tempat Gresik berpotensi menjadi tempat rekreasi edukatif tentu dapat meningkatkan omzet dan pendapatan daerah maupun pendapatan masyarakat setempat, terlebih ketika terawat dengan sangat baik dan memuaskan pengunjung. Ahli tata kelola lahan dan daya tarik pariwisata berperan di sini. Daya tarik yang khas dari Gresik dapat memicu berbagai wisatawan datang baik penduduk lokal hingga mancanegara. Tidak hanya memberikan keuntungan kepada masyarakat Gresik, siapapun, dari manapun jika ingin rekreasi terutama basis edukatif bisa main ke Gresik yaa. Bagai pepatah, dari jauh aku ingin mengetahui, indahnya Gresik tak tertandingi. Karakteristik warga Gresik yang ramah dan santun.

 

Berbagai lokasi yang aku rekomendasikan, yaitu pertama, Bukit Jamur Bungah, kedua, Gua Gelang, Cafe Lowo, Gua Lowo, pesarean Muballigh Islam Melirang, rumah makan ekonomis, bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kesukaan. Ketiga, Bendungan Gerak Sembayat (BGS) berfungsi sebagai tempat berolahraga atletik, jogging, bersepeda untuk warga Gresik dan sekitarnya. Keempat, Mangrove Mengare dan Ujung Pangkah, menikmati indahnya gelombang lautan dengan perahu atau sepeda di daratan.   Kelima, Bebek dan Love Family Kemangi Bungah Gresik. Fungsi rekreasi edukasi baik bidang kuliner, aktivitas, atau sorot geografi yang memukau. Paling penting yaitu kebersamaan yang tidak dapat digantikan oleh apapun, dilengkapi pemilihan tema diskusi yang menyenangkan dapat menambah wawasan seperti public speaking, human impact, improve quality self, collaration, prinsiple, future, and risk management. Dengan demikian, aktivitas edurekreasi harus dipersiapkan.

 

Berbagai Potensi Wisata Gresik Belum Banyak Orang Mengetahui. Gresik dengan sawah, air melimpah ruah, dan tanah yang subur. Dawuh Kyai Aly Maksum Krapyak Daerah Istimewa Yogyakarta : “Gresik iku industri sufi.” Maksudnya terdapat banyak pabrik dan masyarakat Gresik kental dan kuat spiritualnya.

 

Sedangkan, Kecamatan Benjeng Gresik memiliki destinasi menakjubkan yaitu Yoni Sedapurklagen di Desa Sedapurklagen, sebuah bukti arkeologi peninggalan masa Hindu yang berusia sangat tua dan berpotensi menjadi daya tarik wisata untuk meningkatkan pemahaman mata pelajaran sejarah. Selain itu, terdapat juga Pujasera Kiki Garden sebagai tempat wisata kuliner yang bisa dinikmati pengunjung saat berada atau melewati Kecamatan Benjeng. Kecamatan Bungah Gresik mempunyai ikon berbagai  pondok pesantren, produksi rebana, produksi songkok, yang memberikan kesempatan untuk belajar spiritual dan keterampilan. Pasar Kecamatan Dukun tanpa menunggu wage, setiap hari pasti ada interaksi jual beli antara penjual dan pembeli.

 

Ternyata, Kecamatan Cerme juga menawarkan lokasi strategis berlibur yakni Raya Dewi Cerme Waterpark, sebuah destinasi wisata air yang terletak di Cerme, Gresik, didirikan 2024 memiliki luas area sebesar 1.625,87 meter persegi. Kota Baru Driyorejo, tidak asing lagi ya.

 

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) meresmikan destinasi wisata alam susur sungai Kemudi Warrior (Wangen River Tour) di Desa Kemudi, Duduksampeyan, Gresik. Gus Yani  bersama Ketua Tim Penggerak PKK, Nurul Haromaini Ali juga menyusuri sungai yang rindang dengan tanaman mangrove di tepi sungai. Perahu dengan kapasitas 18 penumpang menjadi moda transportasi untuk susur sungai.

 

Di Bibis, Beton, Kec. Menganti, Kabupaten Gresik terdapat wisata edukasi Dewi Kalaga seluas 3 hektar di Desa Beton yang diresmikan Camat Menganti (DESA WISATA KOLAM GANJARAN). Edurekreasi satu ini cocok untuk masyarakat Kecamatan Menganti dan sekitarnya. Gresik bagian utara memiliki kolam renang Malindo 1 di Lowayu Dukun Gresik dan Malindo Bajak Laut di Dusun Grogol Desa Masangan Kecamatan Bungah yang bervariasi tingkat kedalaman airnya. Kolam Renang Randu Agung Kebomas ada juga lhoo.

 

Di Kecamatan Balongpanggang, Gresik, dilestarikan Museum Art Digital. Museum ini akan menjadi bagian dari koridor wisata edukasi yang terhubung dengan tempat lain, seperti Museum Kanjeng Sepuh Sidayu, untuk memberikan pengalaman belajar budaya dan sejarah lokal kepada masyarakat dan satuan pendidikan di Kabupaten Gresik. 



Di mana saja tempat wisata Gresik yang belum marak diketahui orang? 

Cepen : Kuliner Khas Gresik

 Kuliner Khas Gresik

Naela Zulianti Ashlah

Gresik merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang mendapat julukan Kota Santri dan Kota Industri. Gresik memiliki beragam makanan dan minuman yang menjadi ciri khas. Sebagian daerah berupa perairan baik laut, pesisir pantai, tambak, maupun waduk. Tetapi, ada pula daerah dataran rendah yang cocok untuk lahan pertanian, perkebunan, dan peternakan. Diantara makanan dan minuman yang menjadi karakteristik Gresik yaitu : pudak, otak-otak bandeng, krawu, bongko kopyor, bongolan Mengare, sinom, dan minuman legen.

 

Pudak yakni kuliner tradisional khas Gresik sebagai simbol dari kearifan lokal masyarakat pesisir utara Jawa Timur. Identitas yang membedakan antara makanan pudak dengan lainnya yaitu sejarah dan maknanya yang mendalam. Sejarah pudak ditandai dengan inisiatif Nyonya Tjio sebagai orang pertama kali mampu membuat pudak pada tahun 1950, berhasil memperkenalkan pudak melalui usaha dagang kue khasnya, dimulai dengan varian bernama Pudak Cap Kuda, cita rasa lezatnya dikemas dengan Ope.


Awal mulanya, pudak berfungsi sebagai bekal para pedagang yang hendak bepergian jauh karena makanan ini kuat bertahan sampai dengan tiga hari. Pudak mempunyai kadar kalori yang tinggi sehingga dapat menjadi pengganti makanan pokok. Faktor lain pudak sebagai ciri khas yaitu hampir semua masyarakat Gresik dapat membuatnya. Kegunaan pudak juga sebagai buah tangan setelah bepergian dari Gresik dengan rasanya yang manis, nikmat sekali, dan membuat konsumen ketagihan.


 

Pudak terbuat dari 500 gram tepung beras, 250 gram gula pasir, 1 cepuk vanili bubuk, ¼ sendok teh garam, 1.400 ml santan (2 butir kelapa), daun pandan atau daun suji, dan ope (pelepah daun pinang). Alat yang diperlukan untuk membuat pudak antara lain mangkuk, centong, alat pengukus, loyang, dan sapu tangan.

Langkah - langkah membuat pudak antara lain, yang pertama, persiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. Selanjutnya, buat pembungkus dari Ope. Ope yaitu nama unik daun pinang kering yang dipotong persegi panjang, kemudian, jahit menggunakan bahan benang agel (berasal dari serat alami pohon pisang atau daun lontar) hingga berbentuk bangun ruang dengan memiliki ciri seperempat lingkaran baik dari depan maupun dari belakang. Ketiga, rebus santan hingga mendidih sambil diaduk-aduk.  Lalu,  siapkan  mangkuk  kemudian tambahkan 500 gram tepung beras, 250 gram gula pasir, ¼ sendok teh garam, satu vanili bubuk. Keempat, aduk bahan-bahan tersebut hingga merata dan kalis. Tuang santan panas sedikit demi sedikit sembari diaduk-aduk. Langkah kelima yaitu siapkan Ope sebagai pembungkus pudak. Ketika diganti dengan daun lain, cita rasa pudak akan berbeda. Berikutnya, masukkan adonan ke dalam Ope, isi kurang lebih setengah dari ukuran Ope. Setelah itu, kukus hingga benar - benar matang dengan durasi satu jam. Kedelapan, angkat dari alat pengukus! Langkah selanjutnya, diamkan dulu pada wadah kemudian ikat setiap sepuluh pudak. Pudak dapat dinikmati bahkan bisa juga dijual sebagai buah tangan khas Gresik.

 

Di Kabupaten Gresik Jawa Timur, sajian ikan bandeng yang paling populer adalah otak-otak bandeng. Kuliner otak-otak bandeng dengan karakteristik pembuatan ikan bandeng yang di keluarkan dagingnya kemudian di masukkan kembali setelah di campur bumbu-bumbu khas. Di masa mudik karena hari raya ataupun libur panjang sekolah, otak-otak bandeng laris manis. Bandeng sebagai ikon Gresik yang diolah dengan kreatif menjadi otak-otak untuk mempertahankan kandungan omega-3 yang berperan penting dalam pemeliharaan fungsi otak.

 

Krawu adalah salah satu makanan dari daerah Gresik yang memiliki cita rasa yang lezat. Makanan ini cenderung berwarna cokelat gelap dengan ada nuansa manis yang membuat lidah penikmatnya ketagihan. Krawu, bukan sekadar makanan, tetapi juga warisan kuliner yang mencerminkan sejarah dan budaya masyarakat Gresik. Nama krawu sendiri diyakini bersumber dari bahasa lokal yang memiliki arti diacak atau dicampur. Hal tersebut merujuk pada cara penyajian nasi krawu, di mana nasi putih disajikan dengan berbagai varian pendukung yang ditata secara tidak beraturan di atas piring beralas daun pisang.

 

Beberapa sumber menyebutkan bahwa nasi krawu awalnya diperkenalkan oleh para pendatang yang berasal dari Madura yang menetap di Gresik. Keterampilan mereka dalam mengolah daging sapi dengan bumbu khas kemudian menghasilkan sajian nasi krawu yang kini menjadi kuliner ikonik daerah Gresik.

 

Bongko Kopyor yaitu satu diantara beberapa kuliner yang menjadi identitas dari Kabupaten Gresik yang terdiri dari beberapa bahan dengan rasa yang manis. Bahan-bahan yang menjadi komponen Bongko Kopyor yakni bubur putih dengan rasa manis yang berkolaborasi dengan nangka, kelapa kopyor, pisang, mutiara merah, pandan, santan, dan roti. Biasanya, Bongko Kopyor mudah dijumpai dan dikonsumsi hingga berbagai daerah pada Bulan Suci Ramadan yang berfungsi sebagai menu spesial berbuka puasa. Ciri khas dari sajian ini yaitu dibungkus dengan daun pisang.

Bonggolan Mengare merupakan makanan khas dari Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Makanan ini terbuat dari daging ikan segar, langsung didapat oleh nelayan Mengare setelah mencari ikan di laut, yang dicampur dengan tepung kanji, bawang putih, dan garam. Kemudian, bahan-bahan tersebut diuleni hingga berbentuk lonjong dan dibungkus daun pisang. Bonggolan Mengare memiliki rasa gurih dan bertekstur kenyal, serta sering disajikan dengan sambal. Tidak hanya Bonggolan Mengare, Gresik juga memiliki kuliner khas yaitu Bonggolan Sidayu dari bahan Ikan Payus.

 

Selain makanan, Gresik juga memiliki minuman andalan yang menjadi karakteristik istimewa. Terdapat minuman sinom dan minuman legen. Sinom adalah salah satu minuman khas Gresik yang terbuat dari daun asam muda (sinom), kunyit, asam Jawa, dan gula merah. Sementara, minuman legen yaitu minuman menyegarkan yang terbuat dari air dahan pohon Siwalan yang banyak bertebaran Gresik. Apakah kalian ingin menikmati aneka kuliner tersebut? Mari datang dan nikmati aneka kuliner di Gresik Jawa Timur.


Apa saja kuliner khas Gresik? 

Cerpen : Bejo Versus Kamandanu

 

Bejo Versus Kamandanu

Naela Zulianti Ashlah

 

Suatu malam, Kamandanu bekerja sama dengan sahabat-sahabatnya. Mereka tidak akan membiarkan satu hari saja berlalu tanpa membuat jebakan batman untuk teman-temannya. Kejadian ini dimulai sejak Bejo, anak kecil yang duduk di bangku kelas tiga SD Pelita, keluar dari rumah Bu Cahaya, setelah bimbingan belajar. Kisah menjengkelkan yang akan diingat oleh Bejo bahkan hingga tua kelak.

 

Selesai belajar, Bejo bergegas menuju tempat parkir untuk mengambil sepedanya. Namun, ternyata, sepedanya tidak ada. Bejo langsung mencari sepedanya dari satu rumah tetangga Bu Cahaya ke rumah tetangga berikutnya.

“Di manaaa sepeda Bejo? Siapa yang menyembunyikan? Kembalikan!” ucap Bejo dengan lantang.

“Lutut lihat, mata tidak,” ejek Kamandanu beserta sahabat-sahabatnya dengan kompak.

 

Tanpa berpikir lama, Bejo, bergegas untuk bertanya pada Pak Ahmad dan Pak Wijaya yang sedang duduk santai di pos Gang Asa.

“Permisi, Pak Ahmad, apakah ada sepeda Bejo di halaman rumah Bapak?” tanya Bejo kepada Pak Ahmad.

Silakan, cari sendiri sepedamu Bejo! Pak Ahmad cari udara segar dulu di sini.” jawab Pak Ahmad.

“Mohon izin juga Pak Wijaya, Bejo cari di depan rumah Bapak,” kata Bejo.

“Boleh, silakan, Bejo. Sebelah pekarangan bunga Asoka Merah ada tempat cukup luas, mungkin saja sepedamu ada di situ,” jelas Pak Wijaya.

“Baik, Bapak. Coba saya cari di sana. Terima kasih.” ucap Bejo.

Setelah cukup lama mencari, akhirnya sepeda Bejo dapat ditemukan.

Beberapa saat kemudian.

“Mau ke mana?” tanya Kamandanu kepada Bejo.

“Permiiiiisiiiiii! Permiiisii! Permiiisiii! Mau pulaaaang!” teriak Bejo.

Tanpa berlama-lama, sahabat-sahabat Kamandanu mencari tempat strategis di berbagai penjuru hingga tidak ada cela sedikit pun bagi Bejo untuk bisa melangkah.

Sangat mengganggu,” gumam Bejo dalam hati.

Weeh tidak bisa, mau lewat mana?” ejek Kamandanu beserta teman-temannya.

“Permiiiiisiiii! Peeerrrmiiiisiii! Mau pulaaaang, toloooong! Toloooong! Toooolooooooong!” teriak Bejo dengan lantang.

Bejo berusaha mengubah arah tubuhnya. Namun, sahabat-sahabat Kamandanu sudah siap mengepung arah balik Bejo laksana kilat menyambar.

Oplek, operasi wong elek. Kegiatan ini lain dari yang lain. Kamandanu dan teman-temannya berhasil mengisi memori Bejo yang hendak menuju rumahnya.

Setelah penghambatan jalan yang harus ditemukan titik celahnya, tak lama kemudian...

“Kabuuurrr!” berontak Bejo menerobos pertahanan kuat Kamandanu dan sahabat-sahabatnya.

“Tunggu besok ya, akan lebih puuuuaaaaaarah dari hari ini!” (teriak kencang Kamandanu dan sahabat-sahabatnya.)

“Masa iya.” pungkas Bejo.

 


Saya dilahirkan dari keluarga sederhana. Diberi orang tua nama lengkap Naela Zulianti Ashlah, panggil Naela boleh. Menjadi anak pertama dari Ayah Asis Suwandi dan Ibu hebat, namanya Siti Maf’ulah. Keduanya bekerja di pabrik New Era Gresik. Saat kelahiran saya, termasuk satu-satunya cicit yang ditunggu oleh Mbok Arliyah, dari tiga puluh empat cicit. Beliau sangat baik kepada saya. Masih teringat dengan jelas, Mbok Yah senang jika saya bawakan bunga cempaka, yang saya petik di depan rumah, yang hingga saat ini, masih subur.

 Asalnya, Saya bercita-cita menjadi dokter karena menyukai materi dan praktik ilmu pasti, seperti Fisika, Biologi, dan Matematika baik peminatan maupun wajib. Saat ini, cita-cita itu berubah menjadi profesi yang memegang ujung tombak generasi tunas bangsa. Terlebih, sekarang sedang gencar mempersiapkan Indonesia Emas 2045.


Bagaimana cara tokoh menghadapi hambatan tersebut? 

Cerpen : Kopi yang Bersedia Menemani Perjuangan Hebat

 

Kopi yang Bersedia

Menemani Perjuangan Hebat 

Naela Zulianti Ashlah


Sempat takjub, peluang apa ini? Terima kasih yaa Rabb, Engkau tambahkan karunia berharga. Temanya yang unik sekali menurut Naela, dapat melengkapi keheningan malam. Diiringi suara cuiit, cuiit, cuiit, yang bersumber dari burung terbang bebas. Kopi umumnya berwarna hitam, wujud cair, berhasil menghangatkan dan meningkatkan semangat juang.

 

Diawali nasihat Mama sore ini saat memilih tema menulis. Pesan Beliau ”Harus selektif pada diksi (pilihan kata)! Ingat, tulisan bisa menjadi doa bagi penulisnya.” Maka, tuliskan doa terbaik yang disandarkan kepada Allah SWT.

 

Ternyata, kopi, sebagai salah satu teman yang setia menemani Naela saat super kantuk. Tidak hanya Naela, Kakek Ruslan, juga menyetujui hal tersebut, walaupun hanya melalui telepon singkat.” Betul sekali, semakin semangat dan berenergi penuh setelah ngopi.” jawab Kakek. Tanpa menunggu musim hangat atau dingin untuk bisa menikmati kopi dengan syahdu.

 

Minum kopi ternyata kebiasaan Naela sejak masih kecil. Meskipun baru duduk di bangku sekolah dasar, Kakek Ruslan memperbolehkan Naela mengonsumsi Nescafe. Rasa kopi yang mampu membuat lidah kecil tidak bosan walaupun berkali-kali menikmatinya. Pas, tidak kurang juga tidak lebih, tetapi, setelah sarapan ya jika mengonsumsi kopi pagi hari. Sementara waktu lainnya diperbolehkan minum kopi asalkan setelah makan.

 

Perjuangan hebat yang ditemani oleh kopi bisa menutup kehampaan dunia, serasa lebih santai dan menyenangkan. Tugas yang harus segera diselesaikan dengan durasi pengerjaan 24 jam menjadi salah satu penyebabnya. Kopi bisa menjadi pelengkap kesunyian saat malam tiba.

 

Nikmatnya luar biasa, Naela menyeruput sedikit demi sedikit hingga habis secangkir kopi. Hangati diri yang harus tetap maksimal di tengah individu lain sudah terlelap beribadah paling sederhana. Oh, tidur dengan niat menghindari perilaku buruk ya, langkah bijaksana supaya pagi hari bisa berstamina prima kembali.

 

Kemanfaatan itu butuh persiapan maksimal. Apakah kalian setuju pernyataan tersebut? Bagaimana keterkaitan kemanfaatan dengan persiapan maksimal? Sebuah kemanfaatan bisa sejalan dengan pemikiran para ahli bahwa sesuatu yang dipersiapkan secara maksimal akan berdampak pada hasil yang maksimal, bahkan, hingga kopi bersedia menjadi teman perjuangan Naela. Dapat pula kita rasakan kepuasan diantara manfaat-manfaatnya. Lantas, apa yang akan menjadi landasan kemanfaatan jika tidak memiliki bekal? Sesuai bakat minat kalian, persiapkan target mulia dengan matang. Jangan melewatkan hal kecil! Sangat mungkin suatu pencapaian besar dapat dilampaui dari proses kecil yang konsisten.

 

Ternyata, tidak hanya cukup pada persiapan, lakukan perbuatan positif sesuai dengan persiapan. Sebenarnya, Naela sendiri juga masih berproses untuk teori ini. Ilmu yang telah disampaikan oleh Ibu Maretha Dellarosa, M.A., Ph.D., saat seminar Deep Learning yang diselenggarakan oleh Program Studi S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya pada tanggal 3 Juli 2025, planning A, B, C, D, saja bisa tidak terlaksana karena ada iklan kehidupan. Memang, terkadang, ada suatu hal tidak terduga yang bisa saja datang dari pintu manapun.  Namun, nasihat para guru dan kedua orang tua bisa menjadi perisai untuk melindungi Naela.

 

 Ketika waktunya evaluasi, yang cukup detail, dimana harus mempertanggungjawabkan setiap kejadian yang berlangsung pada kehidupan Naela. Pelaksanaan kegiatan sesuai persiapan, patut dilestarikan hingga menjadi suatu kebiasaan. Sementara selisih perbedaan antara persiapan dan pelaksanakan, perlu dikaji, bahkan, Mama dan Ayah, Naela mintai saran untuk perbaikan di masa mendatang. Tidak cukup itu, wejangan dari murobbi, para guru, dosen, orang bijaksana juga sangat dibutuhkan Naela untuk memperkuat setiap langkah.

 

Jangan mudah menyerah ya Naela! Berlatar belakang dari jurusan eksak saat Sekolah Menengah Atas, perhitungan ketika mengerjakan soal demi soal baik Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, maupun ekonomi lintas minat, berupa soal pilihan ganda, isian singkat, ataupun uraian dengan rumus yang patut dipelajari dengan teliti. Sangat mungkin, tidak cukup pada satu kali perhitungan yang disesuaikan rumus. Dua, tiga, hingga empat kali otak atik rumus agar bisa sesuai antara soal dan jawaban secara valid. Dimasa inilah, kopi menjadi teman Naela untuk bisa menyelesaikan tugas demi tugas, pencegah kantuk, bahkan tugas selain ilmu eksak, termasuk mata pelajaran yang membutuhkan perincian aktiva pasiva ekonomi lintas minat, detail seperti seni budaya, dan keterampilan ekstra saat mengerjakan tugas prakarya, bagi Naela.

 

 

Naela mendapat kesempatan menyeruput Kopi Ekselsa saat penelitian di Kecamatan Wonosalam Jombang. Kopi Robusta dan Ekselsa dapat tumbuh subur di sana. Naela datang ke sana bersama empat teman yaitu Ayin, warga Desa Jarak Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang, ada pula Meta, Dila, dan Yusuf yang mengajak rekan laki-laki bernama Ahid, dimana kedua laki-laki tersebut satu pondok dengan Naela, yaitu Pondok Pesantren Sabilillah Gang V Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya. Kini, ternyata, Kopi Robusta lebih banyak dibudidayakan dan diekspor oleh negara Vietnam, Brazil dan Indonesia. Kopi Ekselsa sendiri merupakan salah satu macam kopi premium khas Indonesia yang dapat tumbuh subur dari daerah dataran tinggi, maupun dataran rendah. Kopi Ekselsa terkenal dengan cita rasanya yang khas, dengan sentuhan rasa buah-buahan juga cokelat yang memiliki aroma kuat dengan keasaman yang seimbang.

 

"Kopi itu nikmat, lezat, dan gurih. Efek setelah mengonsumsi kopi badan menjadi lebih semangat.” kesan dari Kakek Ruslan tentang kopi sebelum Naela menutup telepon dengan keluarga di rumah sore ini. Kopi sebagai salah satu macam minuman yang bersedia menemani perjuangan hebat Naela baik saat tholabul ilmi urusan agama di Madrasah Diniyah Ula dan Wustho Pondok Pesantren As-Syafiiyah, hafalan Quran, juga mencari ilmu bidang pengetahuan umum, mempelajari materi maupun menyelesaikan tugas sekolah hingga kuliah.


Kapan waktu yang cocok untuk mengonsumsi kopi? 

Cerpen : Evaluasi Masa Kecil

 

Evaluasi Masa Kecil

Naela Zulianti Ashlah

 



Aku, Naela Zulianti Ashlah, sebagai anak pertama dari dua bersaudara. Menjadi putri dari Ayah Asis Suwandi dan Mama Siti Maf’ulah. Julukan Kota Pudak, yang terletak antara Kota Surabaya dan Kabupaten Lamongan, Gresik, lokasiku dilahirkan dan dibesarkan oleh orang tua yang sangat spektakuler.

 

Semasa bayi, aku dirawat oleh Nenek Sidah sembari diajak berdagang lontong ke Pasar Wage Dukun Gresik. Sementara, sore harinya, dirawat oleh Nenek Kholifah, yang berprofesi pedagang serba ada. Setelah shalat maghrib, sekitar pukul 17, Ayah Mama menjemputku dari rumah Nenek Kholifah untuk pulang ke rumah.

 

Sejak usia 1,5 hingga 5,5 tahun, aku dirawat oleh Mbah Parman dan Mbah Fatimah, masih keluarga jauh, dari jalur Kakek Rusdi, pada waktu pagi sampai sore hari. Didikan khas mereka berdua diantaranya rajin beribadah, harus pandai baik ilmu agama maupun ilmu umum, minta ridho orang tua sebelum, saat, dan setelah berproses dalam hidup. Tak lupa, candaan santai pada masa luang yang turut serta melengkapi. Menerapkan doa-doa harian jugaaa, dilakukan oleh Mbah Parman dan Mbah Fatimah, aku masih ingat hingga sekarang, terima kasih. Sangat suka masa itu.

 

Apa yang ada di benak kalian tentang masa kecil? Benar sekali, kepolosan anak, kata Kak Ardhiyatul Khoir, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Surabaya. Kak Dhiyah asli Kediri, putrinya guru bahasa Inggris, tidak heran apabila pengetahuan dan keterampilan berbahasa Inggrisnya top, jempol empat, baik listening, speaking, reading, until writing.

 

Kepolosan anak, spontanitas, dan dengan mudahnya tertawa riang tanpa beban. Doa nabi kita tercinta, Beliau, Baginda Nabi Muhammad SAW. yang artinya : “Ya Allah, berilah kefahaman kepadanya (anak kecil) dalam urusan agama dan ajarkannya (anak kecil) tafsir AlQuran.” Sementara doa Gus Ahmad Bahauddin Nursalim, “Ya Allah, kita ingin anak-anak kami ini bersujud kepada Engkau, ingin anak-anak kami melakukan shalat. Mereka (anak-anak) tergolong manusia, untuk bisa melangsungkan kehidupan, membutuhkan makan, rezeki, dan ekonomi. Maka, hamba minta tolong Ya Allah, ekonominya dijaga. Demi shalat, supaya fokus, konsisten, menjaga ekonomi.”

 

Dawuh Abigus Nasich Aly, Pengasuh Pondok Pesantren As-Syafiiyah, “Semoga anak kecil sukses melalui ridho Allah SWT. Penting sekali menjaga adab, tata krama, ketahuilah adab seseorang lebih baik daripada nasabnya. Meskipun nasabnya bukan darah biru, orang biasa, putra petani tapi sholih, apik, pedagang sing sholih, apik. Nasabnya bagus jika adab jelek percuma.” Dawuh Ali bin Abi Thalib sesuai dengan nadhom Alala, “Apabila sempurna akal seseorang, maka, sedikit bicaranya, dan yakinlah, tanda kebodohan seseorang jika banyak bicaranya. Orang yang mengerti itu pasti tidak menghabiskan waktunya dengan banyak bicara yang tak berguna.” Pesan Ibu Maryam Isnaini Damayanti, “Sedari kecil, sebagai bagian dari orang dewasa, beri contoh nyata untuk memperbanyak celengan akhirat karena Allah dan mengikuti teladan Rasul Muhammad SAW. Ikhtiar optimal, berdoa optimal, disempurnakan dengan tawakkal, berserah diri kepada Allah.” Semoga masa kecil putra putriku kelak dapat mempraktikkan dawuh-dawuh positif tersebut sepanjang zaman.

 

Karakteristik masa kecil, antara lain yaitu luangnya waktu, persiapan kemanfaatan sejak dini untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat, agama, bangsa, dan negara. Fasilitas dan dukungan kedua orang tua, keluarga besar baik dari pihak keluarga Ayah maupun Mama berdampak sekali. Masya Allah, Ning Jihan Abidah (Surabaya), mondok sejak kelas 1 MI sampai kuliah, saat ini, sudah hafal Quran 30 juz, segera ku teladani Ning. Anak sukses tanpa tekanan. Sholat di penghujung malam super dahsyat. Hemat (Tidak boleh selalu menuruti keinginan Anak. Beberapa saat tahan keinginannya, alihkan untuk kegiatan lain yang menyenangkan. Berilah teladan untuk hidup sederhana.) saran Mbak Naila Alfi Prodi Manajemen Pendidikan. Sejak kecil hemat, dikasih uang jajan secukupnya saja.

 

Terdapat sembilan tanda orang tua yang berpeluang mendidik anaknya menjadi sukses, antara lain: membangun kepercayaan diri anak, mengajarkan empati, melibatkan diri dalam bermain, menghindari konflik berlebihan, memperhatikan pola tidur, membatasi penggunaan gadget, menghargai upaya, memperkenalkan optimisme, dan menjadi contoh positif. Hal penting pula mulai membangkitkan kesadaran untuk bisa motorik kasar kemudian motorik halus, anak benar-benar terawat, mendapat kasih sayang penuh, upayakan terdengar dari ucapan anak “Hal ini terjadi karena masa kecil yang bahagia dan benar-benar terstruktur.” Sadar dan lakukan prioritas, fokus untuk perbaikan diri, pastinya masih ada kekurangan.

Jika direndahkan, diamlah saja. Tunjukkan keberhasilan sebagai bukti nyata. Planning, capai target dengan semangat tinggi dan penuh keyakinan, Insya Allah bisa. Untuk hari esok, harus dipersiapkan hari ini. Sejalan dengan bertambahnya kebahagiaan yang begitu melimpah. Kesempatan Mengembangkan Jiwa PELITA (Peduli, Literasi, dan Kreativitas) melalui Pengabdian Masyarakat UKIM Unesa 2025 di Desa Pataan Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan. Dengan turut berkontribusi mengajar di Sekolah Dasar Muhammadiyah 1 Pataan, mengajar di Taman Pendidikan Quran Baitul Muttaqin, pentas seni musikalisasi puisi menambah keceriaan tersendiri.

 

Dampak bermakna akan hadir sebagai manfaat dari aksi nyata. Sejak kecil, rajin, terampil, gembira. Empat kata ajaib yaitu mohon maaf, minta tolong, permisi, dan terima kasih. Masa Kecil yang beruntung jika hafal Quran sebelum usia 10 tahun. Sukses sesuai potensi bakat, minat, dan rezekinya. Menggunakan waktu yang berkualitas dengan Ibu dan Ayah. Cara yang dapat digunakan untuk membangkitkan interaksi mutualisme antara kedua orang tua dengan putra putrinya beraneka ragam. Ada yang anaknya sehat, bahagianya orang tua sangat deras. Masa kecil yang banyak orang mengatakan bahwa masa menanam sejuta harapan. Deep learning integrasi spiritualitas, pembelajaran mendalam yang menyenangkan, sejalan dengan tujuan pembelajaran, namun, tanpa membosankan anak. Bermakna juga sesuai masa perkembangan anak, remaja, dewasa, hingga lansia.


Di mana saja tempat penting untuk berproses menuju kesuksesan? 

Cerpen : Terima Kasih Ayah Keringatmu Sangat Menginspirasiku

 

Terima Kasih Ayah Keringatmu Sangat Menginspirasiku

Naela Zulianti Ashlah



Ayahku, cinta pertamaku pada kaum Adam. Betapa luar biasa Dzat Yang Maha Berkehendak. Walau tak ada satu pun manusia yang bisa request akan menjadi anak siapa, tetapi aku bersyukur sepenuh hati, Allah takdirkan aku lahir dari sosok pria luar biasa. Sosok yang menjadi idola hidupku sepanjang masa. Ayah yang tidak hanya punya etos kerja yang tinggi, tetapi juga sangat detil dalam memanfaatkan waktu dan mengatur kegiatan hariannya. Salah satu karunia Allah terbesar dalam hidup beliau adalah berupa suara yang indah. Yang dengan kelebihan itu, beliau dapat bermanfaat bagi umat. Lima kali dalam sehari, beliau kemandangkan azan untuk memanggil umat pergi ke masjid dekat rumah untuk tunaikan salat berjamaah. Suara beliau yang merdu dan dengan berbagai variasi nada, telah membersamai masyarakat di kampungku dalam menjalankan kewajibannya kepada Rabbul’alamiin.

Saat aku masih kecil, kami tinggal bersama Nenek Kholifah, ibunda ayahku yang kebaikannya akan kuiingat sepanjang sisa hidupku. Selain itu, ada juga Mbah Buyut Kanah, ibunda Nenek Kholifah yang berjasa besar dalam kehidupan kami dan Pakdhe Nur Kholis, kakak ayahku. Prinsip disiplin benar-benar diterapkan Nenek Kholifah yang berprofesi sebagai pedagang. Salat berjamaah di masjid menjadi keharusan yang jika kami tidak segera berangkat,  maka tak lama kemudian akan ada air tahu yang melayang.

Upaya ayah dalam menjaga kedekatan dengan Allah, adalah ikhtiar penting beliau dalam menjalani hidup berkeluarga. Semangat bertaat kepada Allah ini beliau tularkan kepada keluarga yang terdiri atas mama Siti Maf’ulah, aku, dan adik Rahmat. Terlebih dahulu ayah berangkat ke Masjid As-Syaribah untuk mengumandangkan azan. Ajakan yang mampu menggerakkan kami untuk segera berwudhu dan berangkat menuju masjid untuk salat berjamaah.

Beliau termasuk siswa aktif semasa bersekolah. Bahkan, guru, siswa, hingga wali muridpun mudah mengenalnya. Riwayat pendidikan ayah, dimulai dari MI dan SMP Miftahul Ulum Melirang Bungah Gresik. Lalu, Ayah melanjutkan sekolahnya di MAN 1 Gresik, yang juga menjadi tempatku dan Adik Rahmat menuntut ilmu. Madrasah ini mempunyai motto: Islami, Cerdas, Unggul, Kompetitif, dan Peduli Lingkungan sebagai pegangan erat seumur hidup dalam kehidupan bermasyarakat.

1996, ayah memberanikan diri mulai bekerja sejak lulus MAN 1 Gresik. Setiap hari berangkat kerja dengan penuh semangat dan keikhlasan untuk mencapai target yang sudah beliau tetapkan. Berupaya sungguh-sungguh agar setiap langkahnya dalam bekerja dapat terlaksana secara optimal.

Sebuah anugerah Dzat Yang Maha Esa, diberikan kepada ayah melalui kepercayaan Perusahaan New Era untuk dapat meningkatkan kualitas profesional kerja beliau. Pelatihan bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang diselenggarakan selama tiga hari oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Surabaya dan alhamdulillah ayah menjadi lulusan terbaik pertama. Buah dari perjuangan beliau yang tidak cukup tidur di setiap malamnya karena  menyelesaikan tugas tertulis.

Konsistensi bekerja yang diterapkan ayah menggugah semangatku dan adik Rahmat untuk bersungguh-sungguh dalam belajar. Ayah dan Mama tetap berangkat bekerja baik cuaca panas maupun hujan. Banjir di jalan raya, normal, atau macet, waktunya bekerja tetap bekerja.

Beliau tidak pernah menunjukkan wajah lelah di hadapan keluarga. Wajah ceria dengan ribuan komedi, menjadi ciri khas ayahku. Sungguh menambah kedamaian dan kebahagiaan dalam keluarga kecil kami. Harus tepat waktu dan berprestasi menjadi motto utama beliau. Tiga langkah ke depan harus dipersiapkan dan dipikirkan manfaatnya. Bagi ayah dan mama, hidup adalah ibadah untuk kehidupan akhirat. Maka beliau dan mama sangat menghargai keseimbangan waktu antara urusan kepada Rabbul ‘aalamiin dan sebagai manusia kepada sesamanya.

Pada waktu aku kelas delapan, masa COVID-19, kualitas belajarku menurun. Tidak menunggu lama, ayah dan mama memanggilku untuk mempertanggungjawabkan nilaiku. Suasana malam itu sungguh menegangkan. Cemas disertai rasa takut juga khawatir membayangkan yang akan terjadi. Ternyata, ayah menanyakan alasan dan proses apa yang dapat aku perbaiki? Kala itu, aku juga mengalami penurunan kedisiplinan salat berjamaah yang sering terlambat.

Tirakat dan tidak lupa mendoakan siswa agar sukses, pintar, dan berprestasi.  Bermanfaat dan berkah ilmu agama untuk dunia sampai ke akhirat,” pesan Ayah padaku. Apabila bisa hemat, mengapa boros (uang)? Apabila dapat cepat, mengapa kamu lambat? Jika mampu sekarang, mengapa harus menunggu nanti atau besok? Tidak ada sedekah itu sia-sia, pasti akan kembali kepada individu tersebut.” Demikian kalimat motivasi yang senantiasa ayah pesankan.

          Terima kasih ayah untuk semua hal yang telah ayah lakukan dan teladankan untuk kami. Sungguh menjadi pelajaran hidup berharga bagi Naela dan adik dalam menjalani hidup di masa depan nanti. Semoga kelak, Naela bisa menjadi guru inspiratif dengan teladan kebaikan yang tak pernah putus, seperti ayah.


Mengapa Naela sangat terinspirasi dari Ayahnya? 

 

Cerpen : Mengajar dengan Kejutan dan Kebahagiaan Tak Terhingga

 

Mengajar dengan Kejutan dan Kebahagiaan Tak Terhingga

Oleh Naela Zulianti Ashlah

 


Mulanya, idolaku terhadap para guru dengan tahapannya yang mudah dipahami saat mentransfer ilmu pengetahuan dan wawasan. Lentera mereka mampu menyinari kehidupan siswa-siswinya. Berkah itu memang ada, dan terbukti. Dari yang asalnya bercita-cita menjadi dokter karena menyukai materi dan praktik ilmu pasti, seperti Fisika, Biologi, dan Matematika baik peminatan maupun wajib. Saat ini, cita-cita itu berubah menjadi profesi yang memegang ujung tombak generasi tunas bangsa. Terlebih, sekarang sedang gencar mempersiapkan Indonesia Emas 2045. Terima kasih, ku ucapkan kepada Mama, Ayah, Adik, Bu Enny, Umik Idah, Abigus, Umik Husnul, Abah, Guru, Dosen, dan semua insan yang mendukungku.

 

Tahukah kalian, kesanku kepada para guru dengan prosedur mudah dipahami? Sering masa itu aku merenung. Bagaimana cara guru-guru bisa menjadikan siswa mudah memahami ilmu? Lalu, ada sedikit rasa, jika bisa paham dan mengaplikasikan ilmu-ilmu pada kehidupan sehari-hari. Walaupun, mungkin, cuma sedikit. He he he he.

 

Lentera mereka dapat menerangi kehidupan siswa-siswinya. Sebagai sosok mulia tanpa tanda jasa, nasihat Beliau mengena ketika kita para siswa hendak melangkah. Tegurannya juga ibarat benteng pertahanan istimewa multi guna. Harapan terbaik, semoga senantiasa bisa mengaktualisasikannya.

 

Berkah itu memang ada, dan terbukti. Berbagai kalimat dilangitkan kepada Dzat Pemilik Semesta Alam. Selain itu, aku mencoba memberanikan diri dengan sedikit ilmu untuk bertanya tentang les dari mbak-mbak Pondok Sabilillah.  Nasihat para guru yang ku ingat semampuku bahwa sebaik-baik orang itu pribadi yang bermanfaat untuk orang lain. Ditambah Mama juga mendoakan karena beringinan kuat putrinya ini mentransfer ilmu kepada orang lain disekitarnya.

 

Adanya kepolosan, menggiatkanku tanpa malu berupaya tanya-tanya ke mbak-mbak pondok. “Mbak, mungkin ada informasi les, bagi ya” tanyaku. Beberapa minggu kemudian, Mbak Naila Alfi, mahasiswa angkatan 2023 program studi Managemen Pendidikan memanggilku : "Nel, kesini!" Aku menjawab : "ada apa Mbak?" “Mau tidak membimbing les siswa kelas 1 MI, cuma pengganti, Mbak Diyah MBKM ke Malaysia?” tanya Mbak Naila Alfi. “Iya, mau Mbak.” jawabku dengan super semangat.

 

 

 

Bahagianya, hari pertama, aku diantar oleh Mbak Naila Alfi. Bara semangat datang mengumpul. Partisipasi Kak Shaka, nama murid lesku menambah rasa haru saat itu. Alhamdulillah, ternyata, karakteristik positifnya tekun.

 

Beberapa bulan kemudian, tiba-tiba Kak Chicco, adiknya Kak Shaka juga bergabung les. Ada juga kesempatan menjadi pengganti guru TPQ Lukman Hakim jilid PAUD, 1, 2, dan AlQuran. MasyaAllah, nikmat apa yang engkau dustakan. Terima kasih, bu Enny, bu Ulfi, dan semua dosen yang bersedia membimbingku sehingga tidak habis ide untuk transfer ilmu.

 

Saat ini, cita-citaku ingin sekali menjadi profesi yang memegang ujung tombak generasi tunas bangsa. Perasaan senang tak terbendung. Ini sungguh anugerah yang tidak semua orang diberi oleh Dzat Yang Kuasa. Semoga harapan baik ini terwujud menjadi ibadah dan mengalir kebaikannya untuk putra-putriku kelak.

 

Perasaan ceria bawaan siswa SD menutup semua kerisauanku. Serasa transfer berlangsung antara guru dan siswa, termasuk ekspresinya. Segala penat hilang begitu saja. Ini masih beberapa hari saja melalui observasi dan penelitian.

 

Senaaang, jawaban siswa-siswi kelas 2 UPT SDN 252 Gresik, saat aku tanya perasaan berangkat ke sekolah dengan kompak dan lantang. Mereka ternyata, menyambutku dengan ceria seperti masih belum ada beban di wajah lucu mereka. “Bu, gambarkan astonot!” permintaan mereka setelah aku menjelaskan materi pecahan. “Anak-anak, lihat sini, bagus tidak gambarannya?” Aku bertanya kepada mereka. “Baguuuuss” menjawab dengan polosnya. Rasa senang bisa mendampingi mereka semampuku.

 

Terima kasih, ku ucapkan kepada Mama, Ayah, Adik, Bu Maryam, murobbi, guru, dosen, dan semua insan yang mendukungku. Dzat Yang Maha Berkuasa, mengokohkan tekadku dengan melengkapkan keluarga kecil dari cinta Mama dan Ayah, seorang adik namanya Rahmat. “Terima kasih atas kesempatannya, menjadi Kakak.” ucapku lirih pada Sang Pencipta Alam. Namun, apa yang saya capai selama ini, masih harus belajar lagi untuk menjadi lebih baik.

 

Siapa saja tokoh pada cerpen di atas? sebutkan! 

Cerpen : Doa yang Selalu Mengiringiku

 

Doa yang Selalu Mengiringiku

Oleh : Naela Zulianti Ashlah

 

Ma, Naela belajar menulis, doakan lancar dan menginspirasi ya. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin. Ini merupakan kesempatan luar biasa, pertama kalinya membuat antologi. Terima kasih bu Enny, atas informasi dan bimbingannya. Berawal dari cerita bu Enny, sore ini. Temanya menarik Naela, mengetikkan kata demi kata untuk orang teristimewa. Antologi ini, Naela hadiahkan kepada Mama pada peringatan hari ibu 2025. Sosok perempuan yang doanya selalu mengiringiku. Naela tidak tahu, apa yang akan terjadi, jika tanpa iringan doa Mama. Terima kasih, doa-doa Mama, sangat memengaruhi Naela.

 

Doa untuk Naela selalu Mama panjatkan sejak Naela masih dalam kandungan. Beliau konsisten melantunkan ayat-ayat suci Alquran sebagai pengantar tidur Naela. Mama masih mengonsistenkannya dengan cara mengajak Naela dan Adik Rahmat, yang berselisih usia 4 tahun, mengikuti lafadz ayat juz 30 yang diucapkan Mama terlebih dahulu. Sebelum melakukan segala sesuatu, Mama mengajarkan kami, mengawalinya dengan doa. Salah satu prinsip Mama, usaha tanpa doa itu sombong, doa tanpa usaha itu pemalas.

 

Sebelum beraktivitas, iringan doa Mama menguatkan, pengingat, bagi Naela. Bahkan, apabila UH, tes, UTS, UKK, Mama selalu menelepon Naela untuk mendoakan, dan menanyakan, “Bagaimana pelaksaan ujiannya, mbak, hari ini, bisa kah? Mama selalu mendoakan, mbak Naela diberikan oleh Allah SWT. kelancaran, kesuksesan, bisa mengerjakan, efektif, dan efisien. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin.” Berbagai pencapaian dapat terwujud atas Ridho Allah SWT. melalui doa tulus Mama yang selalu menyertai Naela tanpa henti. Diantaranya, bidang agama, juara 1 jilid 3-TQA (Ta’limul Qur’an Lil Aulad) TPQ BQQ ‘Aisyiyah, juara 1 nilai tertinggi ujian semester 1 jilid V tingkat PPTKA Dukun Gresik, juara 1 kelas 3-6 Madin As-Syafiiyah Bungah Gresik. Pada semester dua, juara 1 musabaqoh cerdas cermat, juara 2 musabaqoh mujadalah, Pondok Pesantren As-Syafiiyah Bungah Gresik, 2023, sementara tahun 2024, juara 1 musabaqoh mujadalah, juara 1 cerdas cermat, juara 1 olimpiade umum islam tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, juara 1 Ceramah Ramadan, Public Speaking MAN 1 Gresik. Alhamdulillah, meraih juara 3 cerdas cermat yang diselenggarakan ketika hari santri nasional oleh Ponpes Sabilillah, Lidah Wetan, Surabaya.

 

Adapun, bidang umum, juara 2 kelas SDM Melirang, juara 1 siswa berprestasi diselenggarakan UMG, juara 2 saat SMPN 1 Bungah, diterima PPDB MAN 1 Gresik jalur tahfidz, sehingga bebas spp full, juara 1 bertahan pada semester 1,2,3,4,5,6 saat belajar di MIPA 2 MAN 1 Gresik hingga menjadi wisudawan terbaik kedua. Alhamdulillah, di tengah padatnya ketentuan tugas, mendapat juara 2 musabaqoh puisi Ponpes As-Syafiiyah Bungah Gresik tahun 2024.

 

Mama puasa, sebagai pelengkap doa untuk Naela dan Adik Rahmat setiap waktu ujian. Mama melakukan ibadah puasa tiga pekan, pekan pertama untuk adik, untuk Naela, dua pekan setelahnya. Terlebih, ketika pendaftaran SNBP. Beliau selalu mendoakan Naela bisa mendaftar prodi S1 PGSD UNESA. Mama setiap hari, menelepon, “Bagaimana, mbak, apakah bisa memilih prodi S1 PGSD UNESA? Mama doakan selalu, semoga bisa mendaftar prodi S1 PGSD UNESA.” Mengingat, seleksi tingkat Madrasah, saja, ada tujuh peminat, termasuk Naela.

 

Tujuh peminat dipanggil ke ruang BK, Naela sebagai eligible tertinggi, penunjang hafalan Quran, medali emas olimpiade bahasa Indonesia tingkat Nasional, dan medali perak lomba Indonesian Islamic Competition tingkat nasional, bisa melanjutkan pendaftaran, memilih S1 PGSD UNESA. Rasa bahagia ini, harus segera disampaikan kepada Mama melalui telepon. “Assalamu’alaikum, Ma, alhamdulillah, bisa mendaftar S1 PGSD UNESA.” Mama menjawab dengan sangat ceria “alhamdulillah, Mama doakan, mbak diterima pada program studi S1 PGSD UNESA, jalur SNBP, 26 Maret 2024.” Aamiin, terima kasih, Mama, doa tersebut dikabulkan oleh Allah SWT. Mama ingin sekali putrinya, memberi kemanfaatan pada orang lain melalui profesi guru SD, sebagai landasan ilmu untuk generasi anak bangsa. Doa dahsyat, Mama, kali ini membangkitkan semangat Naela untuk berupaya mengonsistenkan pencapaian IPK 4,00 prodi S1 PGSD UNESA.


Apa saja pesan moral dari cerpen di atas? tulis pada kolom komentar ya πŸ™πŸΌπŸ‘πŸ˜Š

Puisi : Takjub, HadiahMu Spektakuler

Takjub, HadiahMu Spektakuler Naela Zulianti Ashlah Wow! kejutan apa ini? hadiah tak terduga, sempat terbesit, sangat berkesan ya. Kamis, 19 ...