Doa yang Selalu Mengiringiku
Oleh : Naela Zulianti Ashlah
Ma, Naela belajar menulis, doakan lancar
dan menginspirasi ya. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin. Ini merupakan kesempatan
luar biasa, pertama kalinya membuat antologi. Terima kasih bu Enny, atas
informasi dan bimbingannya. Berawal dari cerita bu Enny, sore ini. Temanya
menarik Naela, mengetikkan kata demi kata untuk orang teristimewa. Antologi
ini, Naela hadiahkan kepada Mama pada peringatan hari ibu 2025. Sosok perempuan
yang doanya selalu mengiringiku. Naela tidak tahu, apa yang akan terjadi, jika
tanpa iringan doa Mama. Terima kasih, doa-doa Mama, sangat memengaruhi Naela.
Doa untuk Naela selalu Mama panjatkan
sejak Naela masih dalam kandungan. Beliau konsisten melantunkan ayat-ayat suci
Alquran sebagai pengantar tidur Naela. Mama masih mengonsistenkannya dengan
cara mengajak Naela dan Adik Rahmat, yang berselisih usia 4 tahun, mengikuti
lafadz ayat juz 30 yang diucapkan Mama terlebih dahulu. Sebelum melakukan
segala sesuatu, Mama mengajarkan kami, mengawalinya dengan doa. Salah satu
prinsip Mama, usaha tanpa doa itu sombong, doa tanpa usaha itu pemalas.
Sebelum beraktivitas, iringan doa Mama
menguatkan, pengingat, bagi Naela. Bahkan, apabila UH, tes, UTS, UKK, Mama
selalu menelepon Naela untuk mendoakan, dan menanyakan, “Bagaimana pelaksaan
ujiannya, mbak, hari ini, bisa kah? Mama selalu mendoakan, mbak
Naela diberikan oleh Allah SWT. kelancaran, kesuksesan, bisa mengerjakan,
efektif, dan efisien. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin.” Berbagai pencapaian dapat
terwujud atas Ridho Allah SWT. melalui doa tulus Mama yang selalu menyertai
Naela tanpa henti. Diantaranya, bidang agama, juara 1 jilid 3-TQA (Ta’limul
Qur’an Lil Aulad) TPQ BQQ ‘Aisyiyah, juara 1 nilai tertinggi ujian semester 1
jilid V tingkat PPTKA Dukun Gresik, juara 1 kelas 3-6 Madin As-Syafiiyah Bungah
Gresik. Pada semester dua, juara 1 musabaqoh cerdas cermat, juara 2 musabaqoh
mujadalah, Pondok Pesantren As-Syafiiyah Bungah Gresik, 2023, sementara
tahun 2024, juara 1 musabaqoh mujadalah, juara 1 cerdas cermat, juara 1
olimpiade umum islam tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, juara 1 Ceramah Ramadan,
Public Speaking MAN 1 Gresik. Alhamdulillah, meraih juara 3 cerdas
cermat yang diselenggarakan ketika hari santri nasional oleh Ponpes Sabilillah,
Lidah Wetan, Surabaya.
Adapun, bidang umum, juara 2 kelas SDM
Melirang, juara 1 siswa berprestasi diselenggarakan UMG, juara 2 saat SMPN 1
Bungah, diterima PPDB MAN 1 Gresik jalur tahfidz, sehingga bebas spp full,
juara 1 bertahan pada semester 1,2,3,4,5,6 saat belajar di MIPA 2 MAN 1 Gresik
hingga menjadi wisudawan terbaik kedua. Alhamdulillah, di tengah padatnya
ketentuan tugas, mendapat juara 2 musabaqoh puisi Ponpes As-Syafiiyah
Bungah Gresik tahun 2024.
Mama puasa, sebagai pelengkap doa untuk
Naela dan Adik Rahmat setiap waktu ujian. Mama melakukan ibadah puasa tiga
pekan, pekan pertama untuk adik, untuk Naela, dua pekan setelahnya. Terlebih,
ketika pendaftaran SNBP. Beliau selalu mendoakan Naela bisa mendaftar prodi S1
PGSD UNESA. Mama setiap hari, menelepon, “Bagaimana, mbak, apakah bisa
memilih prodi S1 PGSD UNESA? Mama doakan selalu, semoga bisa mendaftar prodi S1
PGSD UNESA.” Mengingat, seleksi tingkat Madrasah, saja, ada tujuh peminat,
termasuk Naela.
Tujuh peminat dipanggil ke ruang BK, Naela sebagai eligible tertinggi, penunjang hafalan Quran, medali emas olimpiade bahasa Indonesia tingkat Nasional, dan medali perak lomba Indonesian Islamic Competition tingkat nasional, bisa melanjutkan pendaftaran, memilih S1 PGSD UNESA. Rasa bahagia ini, harus segera disampaikan kepada Mama melalui telepon. “Assalamu’alaikum, Ma, alhamdulillah, bisa mendaftar S1 PGSD UNESA.” Mama menjawab dengan sangat ceria “alhamdulillah, Mama doakan, mbak diterima pada program studi S1 PGSD UNESA, jalur SNBP, 26 Maret 2024.” Aamiin, terima kasih, Mama, doa tersebut dikabulkan oleh Allah SWT. Mama ingin sekali putrinya, memberi kemanfaatan pada orang lain melalui profesi guru SD, sebagai landasan ilmu untuk generasi anak bangsa. Doa dahsyat, Mama, kali ini membangkitkan semangat Naela untuk berupaya mengonsistenkan pencapaian IPK 4,00 prodi S1 PGSD UNESA.
Apa saja pesan moral dari cerpen di atas? tulis pada kolom komentar ya ππΌππ

Tidak ada komentar:
Posting Komentar