Kopi yang Bersedia
Menemani Perjuangan Hebat
Naela Zulianti Ashlah
Sempat takjub, peluang apa ini? Terima kasih yaa Rabb, Engkau tambahkan
karunia berharga. Temanya yang unik sekali menurut Naela, dapat melengkapi
keheningan malam. Diiringi suara cuiit, cuiit, cuiit, yang bersumber dari
burung terbang bebas. Kopi umumnya berwarna hitam, wujud cair, berhasil menghangatkan
dan meningkatkan semangat juang.
Diawali nasihat Mama sore ini saat memilih tema menulis. Pesan Beliau ”Harus
selektif pada diksi (pilihan kata)! Ingat, tulisan bisa menjadi doa bagi
penulisnya.” Maka, tuliskan doa terbaik yang disandarkan kepada Allah SWT.
Ternyata, kopi, sebagai salah satu teman yang setia menemani Naela saat
super kantuk. Tidak hanya Naela, Kakek Ruslan, juga menyetujui hal tersebut,
walaupun hanya melalui telepon singkat.” Betul sekali, semakin semangat dan
berenergi penuh setelah ngopi.” jawab Kakek. Tanpa menunggu musim hangat atau
dingin untuk bisa menikmati kopi dengan syahdu.
Minum kopi ternyata kebiasaan Naela sejak masih kecil. Meskipun baru duduk
di bangku sekolah dasar, Kakek Ruslan memperbolehkan Naela mengonsumsi Nescafe.
Rasa kopi yang mampu membuat lidah kecil tidak bosan walaupun berkali-kali
menikmatinya. Pas, tidak
kurang juga tidak lebih, tetapi, setelah sarapan ya jika mengonsumsi kopi pagi
hari. Sementara waktu lainnya
diperbolehkan minum kopi asalkan setelah makan.
Perjuangan hebat yang ditemani oleh kopi bisa menutup kehampaan dunia,
serasa lebih santai dan menyenangkan. Tugas yang harus segera diselesaikan dengan durasi pengerjaan 24 jam
menjadi salah satu penyebabnya. Kopi bisa menjadi pelengkap kesunyian saat malam tiba.
Nikmatnya luar biasa, Naela menyeruput sedikit demi sedikit hingga habis
secangkir kopi. Hangati diri yang harus tetap maksimal di tengah individu lain
sudah terlelap beribadah paling sederhana. Oh, tidur dengan niat menghindari
perilaku buruk ya, langkah bijaksana supaya pagi hari bisa berstamina prima
kembali.
Kemanfaatan itu butuh persiapan maksimal. Apakah kalian setuju pernyataan
tersebut? Bagaimana keterkaitan kemanfaatan dengan persiapan maksimal? Sebuah
kemanfaatan bisa sejalan dengan pemikiran para ahli bahwa sesuatu yang
dipersiapkan secara maksimal akan berdampak pada hasil yang maksimal, bahkan,
hingga kopi bersedia menjadi teman perjuangan Naela. Dapat pula kita rasakan
kepuasan diantara manfaat-manfaatnya. Lantas, apa yang akan menjadi landasan
kemanfaatan jika tidak memiliki bekal? Sesuai bakat minat kalian, persiapkan target
mulia dengan matang. Jangan melewatkan hal kecil! Sangat mungkin suatu
pencapaian besar dapat dilampaui dari proses kecil yang konsisten.
Ternyata, tidak hanya cukup pada persiapan, lakukan perbuatan positif
sesuai dengan persiapan. Sebenarnya, Naela sendiri juga masih berproses untuk
teori ini. Ilmu yang telah disampaikan oleh Ibu Maretha Dellarosa, M.A., Ph.D.,
saat seminar Deep Learning yang diselenggarakan oleh Program Studi S-1
Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri
Surabaya pada tanggal 3 Juli 2025, planning A, B, C, D, saja bisa tidak
terlaksana karena ada iklan kehidupan. Memang, terkadang, ada suatu hal tidak terduga yang bisa saja datang dari
pintu manapun. Namun, nasihat para guru
dan kedua orang tua bisa menjadi perisai untuk melindungi Naela.
Jangan mudah menyerah ya Naela! Berlatar belakang dari jurusan eksak saat
Sekolah Menengah Atas, perhitungan ketika mengerjakan soal demi soal baik
Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, maupun ekonomi lintas minat, berupa soal
pilihan ganda, isian singkat, ataupun uraian dengan rumus yang patut dipelajari
dengan teliti. Sangat mungkin,
tidak cukup pada satu kali perhitungan yang disesuaikan rumus. Dua, tiga, hingga empat kali otak atik
rumus agar bisa sesuai antara soal dan jawaban secara valid. Dimasa inilah,
kopi menjadi teman Naela untuk bisa menyelesaikan tugas demi tugas, pencegah
kantuk, bahkan tugas selain ilmu eksak, termasuk mata pelajaran yang
membutuhkan perincian aktiva pasiva ekonomi lintas minat, detail seperti seni
budaya, dan keterampilan ekstra saat mengerjakan tugas prakarya, bagi Naela.
Naela mendapat kesempatan menyeruput Kopi Ekselsa saat penelitian di Kecamatan
Wonosalam Jombang. Kopi Robusta dan Ekselsa dapat tumbuh subur di sana. Naela datang
ke sana bersama empat teman yaitu Ayin, warga Desa Jarak Kecamatan Wonosalam
Kabupaten Jombang, ada pula Meta, Dila, dan Yusuf yang mengajak rekan laki-laki
bernama Ahid, dimana kedua laki-laki tersebut satu pondok dengan Naela, yaitu
Pondok Pesantren Sabilillah Gang V Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya. Kini, ternyata,
Kopi Robusta lebih banyak dibudidayakan dan diekspor oleh negara Vietnam,
Brazil dan Indonesia. Kopi Ekselsa sendiri merupakan salah satu macam kopi
premium khas Indonesia yang dapat tumbuh subur dari daerah dataran
tinggi, maupun dataran rendah. Kopi Ekselsa terkenal dengan cita rasanya yang
khas, dengan sentuhan rasa buah-buahan juga cokelat yang memiliki aroma kuat dengan
keasaman yang seimbang.
"Kopi itu nikmat, lezat, dan gurih. Efek
setelah mengonsumsi kopi badan menjadi lebih semangat.” kesan dari Kakek Ruslan
tentang kopi sebelum Naela menutup telepon dengan keluarga di rumah sore ini. Kopi
sebagai salah satu macam minuman yang bersedia menemani perjuangan hebat Naela
baik saat tholabul ilmi urusan agama di Madrasah Diniyah Ula dan Wustho Pondok
Pesantren As-Syafiiyah, hafalan Quran, juga mencari ilmu bidang pengetahuan
umum, mempelajari materi maupun menyelesaikan tugas sekolah hingga kuliah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar