Jumat, 20 Februari 2026

Puisi : Takjub, HadiahMu Spektakuler

Takjub, HadiahMu Spektakuler

Naela Zulianti Ashlah


Wow! kejutan apa ini?

hadiah tak terduga,

sempat terbesit,

sangat berkesan ya.


Kamis, 19 Februari 2026,

forum singkat,

bekali benih 2006,

jelaskan sejarah.


Dulu namanya IKIP Surabaya,

lulusan sini saya dulu,

profesi olahraga,

anak saya, lulusan PGSD, tahu, 


Mirip atau memang,

orang nomor satu,

akademisi terpandang,

berdampak mutu.


Apakah ini amanah?

tak semua orang,

masih belum percaya,

ini hadiah spektakuler.


Terima kasih,

singkat tapi padat,

pengalaman studi,

santun, baik, hebat. 


Apakah ini pintu?

fokus riset?

tuk topang?

sains, kuat, sempat.


maa syaa Allah, terbaik, sungguh tak terduga, Allah, terima kasih.


Anak-anak, apa perasaan atau suasana puisi di atas? 

 

Jumat, 09 Januari 2026

PUISI : Cerah

 

Sumber Gambar. https://www.tangerangkota.go.id/assets/storage/files/photos/44177didominasi-cerah-berawan-berikut-prakiraan-cuaca-kota-tangerang-sepekan-ke-depan-44177.jpeg

 

Cerah

Naela Zulianti Ashlah

 

Cerah berawan, 

di atas nan tinggi, 

beri kenyamanan, 

makhluk-makhluk di sini, 

 

Lancarkan aksi, 

kokohkan amanah,

tuk jalani hari, 

semoga makin berkah.

 

      Di mana saja makhluk dapat menerapkan pesan moral puisi berjudul cerah?

Selasa, 06 Januari 2026

PUISI : Mulai

Sumber Gambar. https://idn.freepik.com/foto/mulai


 Mulai

Naela Zulianti Ashlah


Hari Rabu, 

awal kilau baik, 

langkah jitu, 

tak semua makhluk terpantik, 


Satu demi satu kata, 

dirajut indah penuh makna, 

tawarkan sejuta pinta, 

tuk bekali meraih asa di sana.


Siapa saja yang bisa mengambil dan menerapkan pesan moral  dari puisi berjudul mulai?

Rabu, 24 Desember 2025

Pantun : Juang

Selamat pagi sahabat blogger☀🌄🙌🏻

Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga baik yaa 🙂

Pada kesempatan kali ini, Saya mau menulis pantun tentang Juang, selamat membaca!


                                                                     Sumber Gambar. https://www.kompasiana.com/


           Juang

Jalan-jalan susuri hutan, 

di hutan ada kijang, 

tanpa bosan tuk ingatkan, 

bersama kita berjuang.


Apa maksud dari pantun tersebut? 

Kalian dapat menjawab pertanyaan di kolom komentar yaa, terima kasih 🙏🏻💪🏻


Semoga bermanfaat 👍🏻👍🏻👍🏻🙂

sampai jumpa 🙌🏻


Penulis : Naela Zulianti Ashlah

Editor   : Naela Zulianti Ashlah

Sabtu, 20 Desember 2025

Pantun : Kasih Sayang

 


Sore hari main layang-layang,

mainnya di dekat sawah,

tingkatkan kasih sayang,

kuatkan setiap langkah.


Penulis : Rifki (Siswa kelas 6 SD Muhammadiyah Pataan Sambeng Lamongan)

Editor   : Naela Zulianti Ashlah


Data diperoleh saat pengabdian masyarakat Unit Kegiatan Ilmiah Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya Agustus 2025

Minggu, 23 November 2025

PUISI : Durian

 

Durian

Naela Zulianti Ashlah



Buah kuning hijau kecoklatan,

tajam rupamu dari luar,

duri langsung kena tangan,

meski kau mau menghindar.

 

Belum tentu buruk di dalam,

semerba bau harum,

kaya akan nutrisi,

tengah, sudut, belakang, hingga depan.

 

Beragam jenis,

montong, bawor, merah,

tembaga, musang king, pelangi,

mimang, petruk, matahari, udang merah.

 

Tekstur daging lembut nan legit,

rasanya nikmat menggiat lidah,

tak ingin usai satu saja,

pantas saja ia raja buah.


Sebutkan apa saja ciri-ciri buah durian? 

Senin, 03 November 2025

PUISI : Pahlawan Sepanjang Hayat

 Pahlawan Sepanjang Hayat 


Jejak pahlawan jadi landasan,

jutaan strategi disidangkan,

terdengar peluru bersahutan,

tetap langkah dikuatkan.


Kini, prestasi, 

dari berbagai sisi,

hadiahkan tuk negeri, 

dengan selalu memperbaiki.


Mengapa siswa harus berjuang mencari ilmu dengan sungguh-sungguh?

Selasa, 14 Oktober 2025

Cerpen : Berbagai Potensi Wisata Kabupaten Gresik Belum Banyak Orang Mengetahui

Berbagai Potensi Wisata Kabupaten Gresik Belum Banyak Orang Mengetahui

Naela Zulianti Ashlah

 

Gresik, salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Pulau Jawa Indonesia. Kabupaten ini berbatasan di sebelah utara dengan Laut Jawa. Sebelah timur dengan Selat Madura dan Kota Surabaya. Sementara, sebelah selatan, Gresik berbatasan dengan Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Mojokerto. Lain halnya, arah Barat, Gresik berbatasan dengan Kabupaten Lamongan.

 

Pariwisata edukatif di Gresik, mencakup wisata yang berkaitan dengan bentang alam yaitu sawah di dataran rendah, pantai, pesisir laut, ataupun tempat bersejarah. Arboretum Mangrove Kalimireng yang terletak di Desa Manyar Sidomukti Manyar Gresik, meliputi pengenalan 27 spesies mangrove asli Kalimireng, WGP Dino Park yang menyajikan edukasi dinosaurus untuk anak yang terletak di Gunung Pundut Desa Ketanen Kecamatan Panceng, Edu Wisata Lontar Sewu yang fokus pada alam dan budaya pedesaan beralamat di Desa Hendrosari Kecamatan Menganti, serta situs sejarah Makam Siti Fatimah binti Maimun yang berlokasi di Dusun Pesucian, Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Dijumpai situs gerabah Majapahit di Gosari yang memiliki nilai edukasi sejarah dan budaya. Selain itu, ada juga Wisata Edukasi Bawean yang berfokus pada ekowisata, transportasi laut, dan konservasi mangrove di pulau tersebut. 

 

We time, dapat dimaknai waktu bersama yang bermakna. Kebersamaan antara Ayah, Mama, Aku, dan Adik, tidak akan habis topik dari alif hingga ya’.  Hal itu membuatku bahagia sekali. Quality time? Iya, benar, ketika kalian menyisipkan sebagian kecil waktu untuk peningkatan kompetensi diri, juga bisa mengisi waktu dengan orang-orang baik di sekitar kita, membuat setiap detik berharga, baik bersama keluarga maupun teman. Jadi, kamu bisa mengalokasikan waktu guna meningkatkan kelangsungan hubungan baik dengan diri sendiri (intropeksi diri) atau bahkan terhadap orang yang kamu sayangi. Hal ini terjadi ketika kamu mengetahui cara jitu memersiapkan, menerapkan, dan mengonsistenkan quality time yang efektif sehingga berdampak positif.

 

 Berbagai tempat Gresik berpotensi menjadi tempat rekreasi edukatif tentu dapat meningkatkan omzet dan pendapatan daerah maupun pendapatan masyarakat setempat, terlebih ketika terawat dengan sangat baik dan memuaskan pengunjung. Ahli tata kelola lahan dan daya tarik pariwisata berperan di sini. Daya tarik yang khas dari Gresik dapat memicu berbagai wisatawan datang baik penduduk lokal hingga mancanegara. Tidak hanya memberikan keuntungan kepada masyarakat Gresik, siapapun, dari manapun jika ingin rekreasi terutama basis edukatif bisa main ke Gresik yaa. Bagai pepatah, dari jauh aku ingin mengetahui, indahnya Gresik tak tertandingi. Karakteristik warga Gresik yang ramah dan santun.

 

Berbagai lokasi yang aku rekomendasikan, yaitu pertama, Bukit Jamur Bungah, kedua, Gua Gelang, Cafe Lowo, Gua Lowo, pesarean Muballigh Islam Melirang, rumah makan ekonomis, bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kesukaan. Ketiga, Bendungan Gerak Sembayat (BGS) berfungsi sebagai tempat berolahraga atletik, jogging, bersepeda untuk warga Gresik dan sekitarnya. Keempat, Mangrove Mengare dan Ujung Pangkah, menikmati indahnya gelombang lautan dengan perahu atau sepeda di daratan.   Kelima, Bebek dan Love Family Kemangi Bungah Gresik. Fungsi rekreasi edukasi baik bidang kuliner, aktivitas, atau sorot geografi yang memukau. Paling penting yaitu kebersamaan yang tidak dapat digantikan oleh apapun, dilengkapi pemilihan tema diskusi yang menyenangkan dapat menambah wawasan seperti public speaking, human impact, improve quality self, collaration, prinsiple, future, and risk management. Dengan demikian, aktivitas edurekreasi harus dipersiapkan.

 

Berbagai Potensi Wisata Gresik Belum Banyak Orang Mengetahui. Gresik dengan sawah, air melimpah ruah, dan tanah yang subur. Dawuh Kyai Aly Maksum Krapyak Daerah Istimewa Yogyakarta : “Gresik iku industri sufi.” Maksudnya terdapat banyak pabrik dan masyarakat Gresik kental dan kuat spiritualnya.

 

Sedangkan, Kecamatan Benjeng Gresik memiliki destinasi menakjubkan yaitu Yoni Sedapurklagen di Desa Sedapurklagen, sebuah bukti arkeologi peninggalan masa Hindu yang berusia sangat tua dan berpotensi menjadi daya tarik wisata untuk meningkatkan pemahaman mata pelajaran sejarah. Selain itu, terdapat juga Pujasera Kiki Garden sebagai tempat wisata kuliner yang bisa dinikmati pengunjung saat berada atau melewati Kecamatan Benjeng. Kecamatan Bungah Gresik mempunyai ikon berbagai  pondok pesantren, produksi rebana, produksi songkok, yang memberikan kesempatan untuk belajar spiritual dan keterampilan. Pasar Kecamatan Dukun tanpa menunggu wage, setiap hari pasti ada interaksi jual beli antara penjual dan pembeli.

 

Ternyata, Kecamatan Cerme juga menawarkan lokasi strategis berlibur yakni Raya Dewi Cerme Waterpark, sebuah destinasi wisata air yang terletak di Cerme, Gresik, didirikan 2024 memiliki luas area sebesar 1.625,87 meter persegi. Kota Baru Driyorejo, tidak asing lagi ya.

 

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) meresmikan destinasi wisata alam susur sungai Kemudi Warrior (Wangen River Tour) di Desa Kemudi, Duduksampeyan, Gresik. Gus Yani  bersama Ketua Tim Penggerak PKK, Nurul Haromaini Ali juga menyusuri sungai yang rindang dengan tanaman mangrove di tepi sungai. Perahu dengan kapasitas 18 penumpang menjadi moda transportasi untuk susur sungai.

 

Di Bibis, Beton, Kec. Menganti, Kabupaten Gresik terdapat wisata edukasi Dewi Kalaga seluas 3 hektar di Desa Beton yang diresmikan Camat Menganti (DESA WISATA KOLAM GANJARAN). Edurekreasi satu ini cocok untuk masyarakat Kecamatan Menganti dan sekitarnya. Gresik bagian utara memiliki kolam renang Malindo 1 di Lowayu Dukun Gresik dan Malindo Bajak Laut di Dusun Grogol Desa Masangan Kecamatan Bungah yang bervariasi tingkat kedalaman airnya. Kolam Renang Randu Agung Kebomas ada juga lhoo.

 

Di Kecamatan Balongpanggang, Gresik, dilestarikan Museum Art Digital. Museum ini akan menjadi bagian dari koridor wisata edukasi yang terhubung dengan tempat lain, seperti Museum Kanjeng Sepuh Sidayu, untuk memberikan pengalaman belajar budaya dan sejarah lokal kepada masyarakat dan satuan pendidikan di Kabupaten Gresik. 



Di mana saja tempat wisata Gresik yang belum marak diketahui orang? 

Cepen : Kuliner Khas Gresik

 Kuliner Khas Gresik

Naela Zulianti Ashlah

Gresik merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang mendapat julukan Kota Santri dan Kota Industri. Gresik memiliki beragam makanan dan minuman yang menjadi ciri khas. Sebagian daerah berupa perairan baik laut, pesisir pantai, tambak, maupun waduk. Tetapi, ada pula daerah dataran rendah yang cocok untuk lahan pertanian, perkebunan, dan peternakan. Diantara makanan dan minuman yang menjadi karakteristik Gresik yaitu : pudak, otak-otak bandeng, krawu, bongko kopyor, bongolan Mengare, sinom, dan minuman legen.

 

Pudak yakni kuliner tradisional khas Gresik sebagai simbol dari kearifan lokal masyarakat pesisir utara Jawa Timur. Identitas yang membedakan antara makanan pudak dengan lainnya yaitu sejarah dan maknanya yang mendalam. Sejarah pudak ditandai dengan inisiatif Nyonya Tjio sebagai orang pertama kali mampu membuat pudak pada tahun 1950, berhasil memperkenalkan pudak melalui usaha dagang kue khasnya, dimulai dengan varian bernama Pudak Cap Kuda, cita rasa lezatnya dikemas dengan Ope.


Awal mulanya, pudak berfungsi sebagai bekal para pedagang yang hendak bepergian jauh karena makanan ini kuat bertahan sampai dengan tiga hari. Pudak mempunyai kadar kalori yang tinggi sehingga dapat menjadi pengganti makanan pokok. Faktor lain pudak sebagai ciri khas yaitu hampir semua masyarakat Gresik dapat membuatnya. Kegunaan pudak juga sebagai buah tangan setelah bepergian dari Gresik dengan rasanya yang manis, nikmat sekali, dan membuat konsumen ketagihan.


 

Pudak terbuat dari 500 gram tepung beras, 250 gram gula pasir, 1 cepuk vanili bubuk, ¼ sendok teh garam, 1.400 ml santan (2 butir kelapa), daun pandan atau daun suji, dan ope (pelepah daun pinang). Alat yang diperlukan untuk membuat pudak antara lain mangkuk, centong, alat pengukus, loyang, dan sapu tangan.

Langkah - langkah membuat pudak antara lain, yang pertama, persiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan. Selanjutnya, buat pembungkus dari Ope. Ope yaitu nama unik daun pinang kering yang dipotong persegi panjang, kemudian, jahit menggunakan bahan benang agel (berasal dari serat alami pohon pisang atau daun lontar) hingga berbentuk bangun ruang dengan memiliki ciri seperempat lingkaran baik dari depan maupun dari belakang. Ketiga, rebus santan hingga mendidih sambil diaduk-aduk.  Lalu,  siapkan  mangkuk  kemudian tambahkan 500 gram tepung beras, 250 gram gula pasir, ¼ sendok teh garam, satu vanili bubuk. Keempat, aduk bahan-bahan tersebut hingga merata dan kalis. Tuang santan panas sedikit demi sedikit sembari diaduk-aduk. Langkah kelima yaitu siapkan Ope sebagai pembungkus pudak. Ketika diganti dengan daun lain, cita rasa pudak akan berbeda. Berikutnya, masukkan adonan ke dalam Ope, isi kurang lebih setengah dari ukuran Ope. Setelah itu, kukus hingga benar - benar matang dengan durasi satu jam. Kedelapan, angkat dari alat pengukus! Langkah selanjutnya, diamkan dulu pada wadah kemudian ikat setiap sepuluh pudak. Pudak dapat dinikmati bahkan bisa juga dijual sebagai buah tangan khas Gresik.

 

Di Kabupaten Gresik Jawa Timur, sajian ikan bandeng yang paling populer adalah otak-otak bandeng. Kuliner otak-otak bandeng dengan karakteristik pembuatan ikan bandeng yang di keluarkan dagingnya kemudian di masukkan kembali setelah di campur bumbu-bumbu khas. Di masa mudik karena hari raya ataupun libur panjang sekolah, otak-otak bandeng laris manis. Bandeng sebagai ikon Gresik yang diolah dengan kreatif menjadi otak-otak untuk mempertahankan kandungan omega-3 yang berperan penting dalam pemeliharaan fungsi otak.

 

Krawu adalah salah satu makanan dari daerah Gresik yang memiliki cita rasa yang lezat. Makanan ini cenderung berwarna cokelat gelap dengan ada nuansa manis yang membuat lidah penikmatnya ketagihan. Krawu, bukan sekadar makanan, tetapi juga warisan kuliner yang mencerminkan sejarah dan budaya masyarakat Gresik. Nama krawu sendiri diyakini bersumber dari bahasa lokal yang memiliki arti diacak atau dicampur. Hal tersebut merujuk pada cara penyajian nasi krawu, di mana nasi putih disajikan dengan berbagai varian pendukung yang ditata secara tidak beraturan di atas piring beralas daun pisang.

 

Beberapa sumber menyebutkan bahwa nasi krawu awalnya diperkenalkan oleh para pendatang yang berasal dari Madura yang menetap di Gresik. Keterampilan mereka dalam mengolah daging sapi dengan bumbu khas kemudian menghasilkan sajian nasi krawu yang kini menjadi kuliner ikonik daerah Gresik.

 

Bongko Kopyor yaitu satu diantara beberapa kuliner yang menjadi identitas dari Kabupaten Gresik yang terdiri dari beberapa bahan dengan rasa yang manis. Bahan-bahan yang menjadi komponen Bongko Kopyor yakni bubur putih dengan rasa manis yang berkolaborasi dengan nangka, kelapa kopyor, pisang, mutiara merah, pandan, santan, dan roti. Biasanya, Bongko Kopyor mudah dijumpai dan dikonsumsi hingga berbagai daerah pada Bulan Suci Ramadan yang berfungsi sebagai menu spesial berbuka puasa. Ciri khas dari sajian ini yaitu dibungkus dengan daun pisang.

Bonggolan Mengare merupakan makanan khas dari Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Makanan ini terbuat dari daging ikan segar, langsung didapat oleh nelayan Mengare setelah mencari ikan di laut, yang dicampur dengan tepung kanji, bawang putih, dan garam. Kemudian, bahan-bahan tersebut diuleni hingga berbentuk lonjong dan dibungkus daun pisang. Bonggolan Mengare memiliki rasa gurih dan bertekstur kenyal, serta sering disajikan dengan sambal. Tidak hanya Bonggolan Mengare, Gresik juga memiliki kuliner khas yaitu Bonggolan Sidayu dari bahan Ikan Payus.

 

Selain makanan, Gresik juga memiliki minuman andalan yang menjadi karakteristik istimewa. Terdapat minuman sinom dan minuman legen. Sinom adalah salah satu minuman khas Gresik yang terbuat dari daun asam muda (sinom), kunyit, asam Jawa, dan gula merah. Sementara, minuman legen yaitu minuman menyegarkan yang terbuat dari air dahan pohon Siwalan yang banyak bertebaran Gresik. Apakah kalian ingin menikmati aneka kuliner tersebut? Mari datang dan nikmati aneka kuliner di Gresik Jawa Timur.


Apa saja kuliner khas Gresik? 

Cerpen : Bejo Versus Kamandanu

 

Bejo Versus Kamandanu

Naela Zulianti Ashlah

 

Suatu malam, Kamandanu bekerja sama dengan sahabat-sahabatnya. Mereka tidak akan membiarkan satu hari saja berlalu tanpa membuat jebakan batman untuk teman-temannya. Kejadian ini dimulai sejak Bejo, anak kecil yang duduk di bangku kelas tiga SD Pelita, keluar dari rumah Bu Cahaya, setelah bimbingan belajar. Kisah menjengkelkan yang akan diingat oleh Bejo bahkan hingga tua kelak.

 

Selesai belajar, Bejo bergegas menuju tempat parkir untuk mengambil sepedanya. Namun, ternyata, sepedanya tidak ada. Bejo langsung mencari sepedanya dari satu rumah tetangga Bu Cahaya ke rumah tetangga berikutnya.

“Di manaaa sepeda Bejo? Siapa yang menyembunyikan? Kembalikan!” ucap Bejo dengan lantang.

“Lutut lihat, mata tidak,” ejek Kamandanu beserta sahabat-sahabatnya dengan kompak.

 

Tanpa berpikir lama, Bejo, bergegas untuk bertanya pada Pak Ahmad dan Pak Wijaya yang sedang duduk santai di pos Gang Asa.

“Permisi, Pak Ahmad, apakah ada sepeda Bejo di halaman rumah Bapak?” tanya Bejo kepada Pak Ahmad.

Silakan, cari sendiri sepedamu Bejo! Pak Ahmad cari udara segar dulu di sini.” jawab Pak Ahmad.

“Mohon izin juga Pak Wijaya, Bejo cari di depan rumah Bapak,” kata Bejo.

“Boleh, silakan, Bejo. Sebelah pekarangan bunga Asoka Merah ada tempat cukup luas, mungkin saja sepedamu ada di situ,” jelas Pak Wijaya.

“Baik, Bapak. Coba saya cari di sana. Terima kasih.” ucap Bejo.

Setelah cukup lama mencari, akhirnya sepeda Bejo dapat ditemukan.

Beberapa saat kemudian.

“Mau ke mana?” tanya Kamandanu kepada Bejo.

“Permiiiiisiiiiii! Permiiisii! Permiiisiii! Mau pulaaaang!” teriak Bejo.

Tanpa berlama-lama, sahabat-sahabat Kamandanu mencari tempat strategis di berbagai penjuru hingga tidak ada cela sedikit pun bagi Bejo untuk bisa melangkah.

Sangat mengganggu,” gumam Bejo dalam hati.

Weeh tidak bisa, mau lewat mana?” ejek Kamandanu beserta teman-temannya.

“Permiiiiisiiii! Peeerrrmiiiisiii! Mau pulaaaang, toloooong! Toloooong! Toooolooooooong!” teriak Bejo dengan lantang.

Bejo berusaha mengubah arah tubuhnya. Namun, sahabat-sahabat Kamandanu sudah siap mengepung arah balik Bejo laksana kilat menyambar.

Oplek, operasi wong elek. Kegiatan ini lain dari yang lain. Kamandanu dan teman-temannya berhasil mengisi memori Bejo yang hendak menuju rumahnya.

Setelah penghambatan jalan yang harus ditemukan titik celahnya, tak lama kemudian...

“Kabuuurrr!” berontak Bejo menerobos pertahanan kuat Kamandanu dan sahabat-sahabatnya.

“Tunggu besok ya, akan lebih puuuuaaaaaarah dari hari ini!” (teriak kencang Kamandanu dan sahabat-sahabatnya.)

“Masa iya.” pungkas Bejo.

 


Saya dilahirkan dari keluarga sederhana. Diberi orang tua nama lengkap Naela Zulianti Ashlah, panggil Naela boleh. Menjadi anak pertama dari Ayah Asis Suwandi dan Ibu hebat, namanya Siti Maf’ulah. Keduanya bekerja di pabrik New Era Gresik. Saat kelahiran saya, termasuk satu-satunya cicit yang ditunggu oleh Mbok Arliyah, dari tiga puluh empat cicit. Beliau sangat baik kepada saya. Masih teringat dengan jelas, Mbok Yah senang jika saya bawakan bunga cempaka, yang saya petik di depan rumah, yang hingga saat ini, masih subur.

 Asalnya, Saya bercita-cita menjadi dokter karena menyukai materi dan praktik ilmu pasti, seperti Fisika, Biologi, dan Matematika baik peminatan maupun wajib. Saat ini, cita-cita itu berubah menjadi profesi yang memegang ujung tombak generasi tunas bangsa. Terlebih, sekarang sedang gencar mempersiapkan Indonesia Emas 2045.


Bagaimana cara tokoh menghadapi hambatan tersebut? 

Cerpen : Kopi yang Bersedia Menemani Perjuangan Hebat

 

Kopi yang Bersedia

Menemani Perjuangan Hebat 

Naela Zulianti Ashlah


Sempat takjub, peluang apa ini? Terima kasih yaa Rabb, Engkau tambahkan karunia berharga. Temanya yang unik sekali menurut Naela, dapat melengkapi keheningan malam. Diiringi suara cuiit, cuiit, cuiit, yang bersumber dari burung terbang bebas. Kopi umumnya berwarna hitam, wujud cair, berhasil menghangatkan dan meningkatkan semangat juang.

 

Diawali nasihat Mama sore ini saat memilih tema menulis. Pesan Beliau ”Harus selektif pada diksi (pilihan kata)! Ingat, tulisan bisa menjadi doa bagi penulisnya.” Maka, tuliskan doa terbaik yang disandarkan kepada Allah SWT.

 

Ternyata, kopi, sebagai salah satu teman yang setia menemani Naela saat super kantuk. Tidak hanya Naela, Kakek Ruslan, juga menyetujui hal tersebut, walaupun hanya melalui telepon singkat.” Betul sekali, semakin semangat dan berenergi penuh setelah ngopi.” jawab Kakek. Tanpa menunggu musim hangat atau dingin untuk bisa menikmati kopi dengan syahdu.

 

Minum kopi ternyata kebiasaan Naela sejak masih kecil. Meskipun baru duduk di bangku sekolah dasar, Kakek Ruslan memperbolehkan Naela mengonsumsi Nescafe. Rasa kopi yang mampu membuat lidah kecil tidak bosan walaupun berkali-kali menikmatinya. Pas, tidak kurang juga tidak lebih, tetapi, setelah sarapan ya jika mengonsumsi kopi pagi hari. Sementara waktu lainnya diperbolehkan minum kopi asalkan setelah makan.

 

Perjuangan hebat yang ditemani oleh kopi bisa menutup kehampaan dunia, serasa lebih santai dan menyenangkan. Tugas yang harus segera diselesaikan dengan durasi pengerjaan 24 jam menjadi salah satu penyebabnya. Kopi bisa menjadi pelengkap kesunyian saat malam tiba.

 

Nikmatnya luar biasa, Naela menyeruput sedikit demi sedikit hingga habis secangkir kopi. Hangati diri yang harus tetap maksimal di tengah individu lain sudah terlelap beribadah paling sederhana. Oh, tidur dengan niat menghindari perilaku buruk ya, langkah bijaksana supaya pagi hari bisa berstamina prima kembali.

 

Kemanfaatan itu butuh persiapan maksimal. Apakah kalian setuju pernyataan tersebut? Bagaimana keterkaitan kemanfaatan dengan persiapan maksimal? Sebuah kemanfaatan bisa sejalan dengan pemikiran para ahli bahwa sesuatu yang dipersiapkan secara maksimal akan berdampak pada hasil yang maksimal, bahkan, hingga kopi bersedia menjadi teman perjuangan Naela. Dapat pula kita rasakan kepuasan diantara manfaat-manfaatnya. Lantas, apa yang akan menjadi landasan kemanfaatan jika tidak memiliki bekal? Sesuai bakat minat kalian, persiapkan target mulia dengan matang. Jangan melewatkan hal kecil! Sangat mungkin suatu pencapaian besar dapat dilampaui dari proses kecil yang konsisten.

 

Ternyata, tidak hanya cukup pada persiapan, lakukan perbuatan positif sesuai dengan persiapan. Sebenarnya, Naela sendiri juga masih berproses untuk teori ini. Ilmu yang telah disampaikan oleh Ibu Maretha Dellarosa, M.A., Ph.D., saat seminar Deep Learning yang diselenggarakan oleh Program Studi S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya pada tanggal 3 Juli 2025, planning A, B, C, D, saja bisa tidak terlaksana karena ada iklan kehidupan. Memang, terkadang, ada suatu hal tidak terduga yang bisa saja datang dari pintu manapun.  Namun, nasihat para guru dan kedua orang tua bisa menjadi perisai untuk melindungi Naela.

 

 Ketika waktunya evaluasi, yang cukup detail, dimana harus mempertanggungjawabkan setiap kejadian yang berlangsung pada kehidupan Naela. Pelaksanaan kegiatan sesuai persiapan, patut dilestarikan hingga menjadi suatu kebiasaan. Sementara selisih perbedaan antara persiapan dan pelaksanakan, perlu dikaji, bahkan, Mama dan Ayah, Naela mintai saran untuk perbaikan di masa mendatang. Tidak cukup itu, wejangan dari murobbi, para guru, dosen, orang bijaksana juga sangat dibutuhkan Naela untuk memperkuat setiap langkah.

 

Jangan mudah menyerah ya Naela! Berlatar belakang dari jurusan eksak saat Sekolah Menengah Atas, perhitungan ketika mengerjakan soal demi soal baik Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, maupun ekonomi lintas minat, berupa soal pilihan ganda, isian singkat, ataupun uraian dengan rumus yang patut dipelajari dengan teliti. Sangat mungkin, tidak cukup pada satu kali perhitungan yang disesuaikan rumus. Dua, tiga, hingga empat kali otak atik rumus agar bisa sesuai antara soal dan jawaban secara valid. Dimasa inilah, kopi menjadi teman Naela untuk bisa menyelesaikan tugas demi tugas, pencegah kantuk, bahkan tugas selain ilmu eksak, termasuk mata pelajaran yang membutuhkan perincian aktiva pasiva ekonomi lintas minat, detail seperti seni budaya, dan keterampilan ekstra saat mengerjakan tugas prakarya, bagi Naela.

 

 

Naela mendapat kesempatan menyeruput Kopi Ekselsa saat penelitian di Kecamatan Wonosalam Jombang. Kopi Robusta dan Ekselsa dapat tumbuh subur di sana. Naela datang ke sana bersama empat teman yaitu Ayin, warga Desa Jarak Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang, ada pula Meta, Dila, dan Yusuf yang mengajak rekan laki-laki bernama Ahid, dimana kedua laki-laki tersebut satu pondok dengan Naela, yaitu Pondok Pesantren Sabilillah Gang V Lidah Wetan Lakarsantri Surabaya. Kini, ternyata, Kopi Robusta lebih banyak dibudidayakan dan diekspor oleh negara Vietnam, Brazil dan Indonesia. Kopi Ekselsa sendiri merupakan salah satu macam kopi premium khas Indonesia yang dapat tumbuh subur dari daerah dataran tinggi, maupun dataran rendah. Kopi Ekselsa terkenal dengan cita rasanya yang khas, dengan sentuhan rasa buah-buahan juga cokelat yang memiliki aroma kuat dengan keasaman yang seimbang.

 

"Kopi itu nikmat, lezat, dan gurih. Efek setelah mengonsumsi kopi badan menjadi lebih semangat.” kesan dari Kakek Ruslan tentang kopi sebelum Naela menutup telepon dengan keluarga di rumah sore ini. Kopi sebagai salah satu macam minuman yang bersedia menemani perjuangan hebat Naela baik saat tholabul ilmi urusan agama di Madrasah Diniyah Ula dan Wustho Pondok Pesantren As-Syafiiyah, hafalan Quran, juga mencari ilmu bidang pengetahuan umum, mempelajari materi maupun menyelesaikan tugas sekolah hingga kuliah.


Kapan waktu yang cocok untuk mengonsumsi kopi? 

Puisi : Takjub, HadiahMu Spektakuler

Takjub, HadiahMu Spektakuler Naela Zulianti Ashlah Wow! kejutan apa ini? hadiah tak terduga, sempat terbesit, sangat berkesan ya. Kamis, 19 ...