Pendidikan yang Mengokohkanku
Naela Zulianti Ashlah
Pendidikan merupakan serangkaian sistem yang dapat menjadi landasan dan bekal untuk mewujudkan manusia hebat. Baik ketentuan maupun proses pelaksanaan pendidikan mampu mengokohkanku menjadi perempuan kuat. Mengikuti aturan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Agama, dan kebijakan pemerintah lainnya mampu membangun pondasi individu ini semakin tangguh. Menguatkan insan untuk melakukan perintah Dzat Yang Maha Esa, meninggalkan larangan Dzat Yang Maha Kuasa, dan tak lupa berbuat baik sebagai manusia terhadap sesama makhluk.
Terima kasih, Bu Enny, Mama, Ayah, Adik, Murobbi, Para Dosen, Guru, atas ilmu, dukungan, teladan, dan bimbingannya yang luar biasa. Sebelum berjuang di dunia pendidikan, nasihat mulia masuk telinga kananku. Saat proses belajar, pengingat dan batas menemaniku. Sementara ketika Dzat Yang Maha Berkehendak menganugerahi kesuksesan, mereka mencegah munculnya kesombongan. Ingat, ilmu Tuhanmu begitu luas, engkau masih mempelajari sebagiannya saja.
Mencari ilmu bagi setiap individu hukumnya wajib. Memiliki prinsip bagi pencari ilmu sangatlah penting. Patutlah kita saling mengingatkan satu sama lain untuk tidak seperti air di atas daun talas, maksudnya jangan mudah pindah tidak terarah. Tentunya, tidak mudah, tidak sekadar kata, namun, butuh aksi nyata yang berdampak bagi semua. Amar Ma’ruf Nahi Mungkar, melakukan pekerti baik dan mencegah dari perbuatan buruk.
Jangan mudah menyerah, berani mencoba, tetaplah jaga semangat tetap membara, pesan Ibu Puspaidah, M. Pd. I., salah seorang pelatih saat kegiatan Kursus Mahir Dasar Kegiatan Kepramukaan atas kerja sama antara Program Studi S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya dan Kwartir Cabang Mojokerto tepatnya ketika praktik lapangan pos halang rintang di Taruna Loka Claket Pacet Mojokerto pada Sabtu, 12 Juli 2025 lalu. Setiap orang tentunya ada jalan tersendiri untuk mencapai tujuannya, khususnya pada dunia pendidikan. Ada pendidikan formal, informal, non formal, dengan penunjang bakat minat beraneka ragam yang menjadi keunikan setiap makhluk yang bernyawa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar